Sebelum memasang AC di rumah, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu PK AC. Selain mengetahui jenis AC yang akan dipilih, hal ini juga dapat membantu dalam mengukur kebutuhan AC yang sesuai dengan setiap ruangan di rumah.

Mengingat Indonesia yang berada di wilayah tropis, banyak penduduk Indonesia yang sangat memerlukan AC di rumahnya. Hal ini dikarenakan cuaca panas sering kali sulit diatasi hanya dengan menggunakan kipas angin.

Oleh karena itu, AC menjadi alat yang efektif untuk mengatasi masalah panas tersebut. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak boleh sembarangan memilih AC.

Pemilihan AC yang salah selain dapat membuat penggunaan energi menjadi lebih boros, juga dapat membuat tagihan listrik membengkak. Dengan demikian, perlu mempertimbangkan berbagai faktor, salah satunya adalah mengetahui jenis PK AC yang dibutuhkan untuk memilih AC yang paling tepat.

Apa Itu PK AC?

PK adalah singkatan dari Paard Kracht, yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai Horse Power (HP) atau tenaga kuda dalam Bahasa Indonesia.

Secara umum, PK mengacu pada daya yang dihasilkan oleh pendingin ruangan untuk mendinginkan suatu ruangan. Dalam konteks AC, PK adalah ukuran kekuatan yang dibutuhkan oleh AC untuk mendinginkan suatu ruangan.

Jumlah PK yang dibutuhkan tergantung pada jenis AC dan kebutuhan ruangan. Untuk menentukan kapasitas tenaga AC yang sesuai untuk suatu ruangan, diperlukan penghitungan menggunakan rumus tertentu.

ac indoor dan outdoor

Sumber foto: https://www.freepik.com/

Cara Mengetahui PK AC

Beberapa produsen AC telah menetapkan kode angka untuk memudahkan pembacaan besaran PK dari AC mereka. Kode angka ini biasanya tertera pada kotak pembungkus unit indoor dan outdoor AC. Selain itu, kode angka juga tercetak pada stiker atau nameplate yang menempel pada sisi body unit indoor atau outdoor AC.

Berikut adalah kode angka yang umum digunakan dan artinya:

  • 5 artinya: 5.000 BTU/h = 1/2 PK
  • 7 artinya: 7.000 BTU/h = 3/4 PK
  • 9 artinya: 9.000 BTU/h = 1 PK
  • 12 artinya: 12.000 BTU/h = 1,5 PK
  • 18 artinya: 18.000 BTU/h = 2 PK
  • 24 artinya: 24.000 BTU/h = 2,5 PK
  • 27 artinya: 27.000 BTU/h = 3 PK

Dengan mengetahui kode angka ini, konsumen dapat dengan mudah memilih AC yang sesuai dengan kebutuhan mendinginkan ruangan. Namun, penting untuk diingat bahwa kode angka ini hanya satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih AC yang tepat. Faktor lain seperti ukuran ruangan, kondisi lingkungan, dan kebutuhan penggunaan juga harus dipertimbangkan agar AC yang dipilih dapat berfungsi secara optimal dan efisien.

mematikan ac

Sumber foto: https://www.freepik.com/

Jenis PK AC

Sebelum membeli AC, penting untuk mengetahui apakah besaran PK yang dipilih sudah cukup untuk mendinginkan ruangan yang diinginkan. Berikut ini adalah lima jenis besaran PK yang umumnya digunakan untuk berbagai jenis ruangan:

  • AC 0,5 PK: 5.000 Btu/h, cocok untuk ruangan seluas 10 m2
  • AC 0,75 PK: 7.000 Btu/h, cocok untuk ruangan seluas 14 m2
  • AC 1 PK: 9.000 Btu/h, cocok untuk ruangan seluas 18 m2
  • AC 1,5 PK: 12.000 Btu/h, cocok untuk ruangan seluas 24 m2
  • AC 2 PK: 18.000 Btu/h, cocok untuk ruangan seluas 36 m2

Perhitungan tersebut hanya merupakan perkiraan saja untuk mendinginkan ruangan dalam waktu satu jam. Meskipun pendingin ruangan dengan PK kecil masih bisa mendinginkan ruangan yang lebih besar dari kapasitas yang disarankan, namun akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sebagai contoh, sebuah pendingin ruangan dengan besaran 1 PK mungkin saja bisa mendinginkan ruangan seluas 36 m2, namun tentu memerlukan waktu yang cukup lama. Di sisi lain, penggunaan AC berdaya besar pada ruangan kecil bisa membuat ruangan terasa lebih dingin dengan cepat, tetapi resikonya adalah penggunaan listrik yang berlebihan dan tidak efisien.

Selain itu, jumlah AC yang diperlukan juga harus disesuaikan dengan luas ruangan. Sebagai contoh, dalam ruangan seluas 70 m2, diperlukan dua unit AC dengan besaran 2 PK untuk mencapai efisiensi pendinginan yang optimal.

Cara Menghitung Kebutuhan AC

Untuk menentukan besarnya PK AC yang dibutuhkan, dapat menggunakan rumus sederhana PK AC = luas ruangan dalam m2 x 500. Namun, perlu diingat bahwa rumus ini hanya menggunakan asumsi tinggi ruangan yang standar, yakni sekitar 2,5-3 meter, dan tidak memperhitungkan jumlah orang yang menggunakan ruangan atau jumlah jendela yang sering dibuka-tutup.

Hasil perhitungan rumus tersebut akan menghasilkan besaran PK AC yang dibutuhkan dalam satuan Btu/h. Sebagai contoh, untuk ruangan seluas 20 m2, maka PK AC yang dibutuhkan adalah 10.000 Btu/h atau setara dengan 1 PK.

Namun, perlu diingat bahwa besaran PK AC yang dibutuhkan juga bergantung pada faktor lain seperti letak ruangan, intensitas sinar matahari yang masuk, dan jumlah peralatan elektronik yang digunakan di dalam ruangan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya perlu mempertimbangkan faktor-faktor tersebut sebelum membeli AC yang sesuai dengan kebutuhan.

Jenis AC

Berikut ini adalah berbagai jenis AC yang ada dan dipasarkan:

1. AC Window

AC jenis ini terpasang pada bagian jendela ruangan dan biasanya diletakkan di bawah jendela. Komponen-komponen AC window meliputi pendingin, penguap, kompresor, koil pendingin, dan katup ekspansi.

Cara kerja AC window adalah dengan mengeluarkan udara dingin ke dalam ruangan dan mengeluarkan udara panas ke luar ruangan. Sedangkan kapasitas tenaga AC ini berkisar 0,5-2,5 PK.

2. AC Split

AC jenis ini paling umum digunakan pada dinding rumah atau kantor. Unit pendingin ruangan ditempatkan di dalam ruangan, sedangkan kompresor diletakkan di luar ruangan. Kapasitas tenaga AC split berkisar 0,5-2,5 PK.

3. AC Ducted

AC ini umumnya digunakan pada ruangan besar seperti mal atau hotel. AC ducted menggunakan kompresor besar dan condensing unit diletakkan di luar gedung, sementara evaporative unit diletakkan di dalam gedung. Kapasitas tenaganya berkisar 10-20 PK.

4. AC Cassette

AC jenis ini biasanya dipasang pada langit-langit. Kapasitas AC cassette bervariasi, mulai dari 1,5-6 PK.

5. AC Berdiri

AC berdiri sering kali digunakan pada acara-acara besar dan bersifat portable serta mudah dipindahkan. Kapasitas tenaga AC berdiri berkisar antara 1-5 PK.

Kesimpulan

Mengenal hingga mengetahui jenis PK AC sangat bermanfaat bagi orang-orang yang ingin menggunakan mesin pendingin ruangan tersebut. Dengan demikian, maka bisa mengetahui kebutuhan dan lebih hemat dalam penggunaan AC. Selain itu, penting juga untuk mengetahui cara menghitung daya watt yang digunakan oleh AC untuk lebih mengoptimalkan penghematan energi saat menggunakan AC.

Jika Anda ingin mencari Supplier AC terlengkap dan termurah termasuk AC Split Duct, CV. Bintang Plasma jawabannya. Kami menyediakan berbagai merek AC ternama dengan jenis dan tipe beragam. Semua produk AC kami dijamin murah, berkualitas dan bergaransi.