Menggunakan AC adalah solusi yang efektif untuk menangani cuaca panas, menjaga stabilitas suhu ruangan, dan meningkatkan kualitas udara. Karena itu, banyak orang memilih AC dibandingkan kipas angin. Meski AC menawarkan berbagai kelebihan dan fitur dari beragam jenis dan merk, ada juga kendala seperti AC yang mati mendadak. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk memahami penyebabnya dan cara mengatasi AC tiba-tiba mati sendiri.

Cara mengatasi AC tiba-tiba mati sendiri sebenarnya bisa dilakukan sendiri untuk beberapa kasus, seperti membersihkan filter udara, mematikan timer, atau mengganti baterai termostat. Tapi untuk masalah seperti freon bocor atau kerusakan komponen, sebaiknya serahkan ke teknisi. Berikut penjelasan lengkapnya.

Penyebab Umum AC Mati Sendiri

Ada beberapa penyebab umum mengapa AC bisa mati sendiri. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Termostat terletak di tempat yang buruk

Termostat adalah komponen kecil yang bertugas mengontrol suhu AC di rumah. Meskipun terlihat sepele, posisi termostat yang salah bisa menjadi penyebab AC mati tiba-tiba secara otomatis.

Jika termostat Anda menunjukkan informasi yang salah dan suhu yang tidak sesuai, ini bisa menjadi salah satu penyebab AC mati secara otomatis. Jika Anda melihat layar yang berubah warna atau kosong pada termostat, baterai termostat Anda mungkin mati. Hal ini dapat menyebabkan masalah siklus pendek yang berulang pada AC Anda.

Jika termostat yang digunakan berada di bawah ventilasi makan, di dekat jendela atau di sebelah pintu eksternal, ini dapat membuat HVAC (AC Ducting) sebelum waktunya mati. Selain itu, yang dapat Anda lakukan adalah memindahkan termostat ke bagian rumah yang lebih baik.

Filter AC Kotor

2. Saringan udara yang kotor

Filter udara umumnya perlu diganti setiap 1 hingga 2 bulan tergantung kondisi rumah Anda. Jika Anda tinggal serumah dengan beberapa orang, sebaiknya sering-seringlah membersihkan filter AC yang kotor. Jika filter suara terlalu kotor, akan menyebabkan koil evaporator membeku dan dapat menyebabkan AC mati secara otomatis.

3. Unit AC yang bocor

Kebocoran refrigeran jelas sangat berbahaya bagi banyak orang yang menggunakan AC. Jika Anda melihat kebocoran refrigeran atau AC yang bocor, Anda harus memanggil teknisi untuk memperbaikinya. Refrigeran dan freon tentunya dapat berguna bagi manusia, masalah ini harus diselesaikan oleh teknisi.

4. AC yang terlalu besar

AC dengan kapasitas terlalu besar untuk ukuran ruangan akan mendinginkan ruangan terlalu cepat, lalu langsung mati. Siklus hidup-mati yang terlalu sering ini tidak hanya membuat AC cepat rusak, tapi juga menyebabkan kelembaban ruangan meningkat dan suhu tidak merata.

5. Kegagalan kompresor

Kompresor AC dapat mengirimkan refrigeran ke kondensor, hal ini biasanya menyebabkan terdengarnya udara yang keluar dari kipas kompresor. Jika Anda melihat ada bagian dari kompresor yang tidak berfungsi, Anda harus memanggil teknisi untuk memperbaiki masalahnya.

6. Kegagalan Kapasitor AC

Kapasitor adalah komponen berbentuk silinder kecil yang berfungsi mengirimkan daya ke motor AC. Ketika kapasitor aus atau rusak, motor tidak bisa bekerja normal dan AC pun bisa mati mendadak. Jika ini terjadi, teknisi perlu dipanggil untuk mengganti kapasitor yang rusak.

7. Freon bocor

Freon adalah zat pendingin yang berfungsi menyerap panas dari dalam ruangan dan membuangnya ke luar. Jika level freon turun akibat kebocoran, AC akan kesulitan mendinginkan ruangan dan lama-lama bisa mati sendiri.

Kebocoran freon adalah salah satu masalah yang paling sering terjadi pada AC. Masalah ini tidak bisa ditangani sendiri dan membutuhkan bantuan teknisi untuk menemukan titik bocor sekaligus mengisi ulang freon.

8. Gangguan pada kontak listrik

Penyebab AC tiba-tiba mati berikutnya adalah gangguan pada PCB atau modul instrumen. Ini biasanya terjadi akibat korsleting karena sambaran petir atau tegangan listrik yang tidak stabil. Untuk masalah ini, kamu perlu memanggil teknisi karena penanganannya cukup teknis.

9. Proteksi thermal

Thermistor adalah sensor yang mengatur suhu pada AC. Jika thermistor rusak atau posisinya terlalu dekat dengan evaporator, proteksi thermal bisa aktif dan membuat AC mati mendadaK. Cara mengatasinya adalah dengan menjauhkan thermistor dari evaporator. Jika kamu tidak yakin cara melakukannya, lebih baik panggil teknisi agar tidak memperparah kerusakan.

10. Kondensor yang buruk

Kondensor yang jarang dibersihkan akan menumpuk debu dan kotoran. Akibatnya, kemampuan kondensor untuk membuang panas berkurang dan sistem AC menjadi terlalu panas, lalu mati secara otomatis sebagai bentuk perlindungan. Lakukan pembersihan kondensor secara rutin, minimal setiap 3 bulan sekali, untuk mencegah masalah ini.

Reparasi AC

Cara Mengatasi AC Tiba-Tiba Mati Sendiri

Setelah mengetahui penyebabnya, kini Anda dapat dengan mudah memperbaiki masalah ini. Terdapat beberapa cara mengatasi AC tiba-tiba mati sendiri yang bisa dicoba.

1. Bersihkan filter udara

Filter udara yang kotor adalah penyebab paling umum AC mati sendiri. Lepas filter AC, lalu bersihkan menggunakan kompresor udara atau sikat lembut. Jika filter sudah terlalu rusak atau tidak bisa dibersihkan, ganti dengan yang baru. Lakukan pembersihan filter minimal sebulan sekali, terutama jika AC digunakan setiap hari.

2. Isi ulang freon

Freon yang bocor tentunya akan menyebabkan AC tidak dingin, dan hanya ada angin dari kipas angin. Kebocoran freon bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah usia AC yang terlalu lama. Pada umumnya kebocoran freon merupakan hal yang biasa dan berbahaya jika tidak diperbaiki oleh ahlinya. Jika freon pada AC Anda memang habis, sebaiknya Anda memanggil AC untuk mengisi dan memperbaiki kebocoran freon tersebut.

3. Periksa thermostat

AC yang mati secara tiba-tiba bisa juga merupakan masalah di termostat baik itu karena baterai dari termostat yang mati atau karena posisi termostat yang salah.

Cara mengatasi AC tiba-tiba mati sendiri yang bersumber dari thermostat,  anda perlu memastikan bahwa baterai di thermostat anda tidak bermasalah, jika sudah mati atau lemah anda bisa mengganti baterainya terlebih dahulu. Cara lain yang bisa Anda coba adalah dengan mengubah letak thermostat, jangan letakkan komponen ini di ruangan dengan suhu yang cukup tinggi, seperti dapur atau kamar mandi, dan pastikan thermostat tidak terkena sinar matahari langsung.

4. Bersihkan kondensor AC

Selain menjadi penyebab siklus pendek, kondensor AC yang kotor juga dapat menyebabkan suhu rendah yang tidak optimal, sehingga tekanan kondensasi meningkat, kapasitas pembuangan panas berkurang, atau peningkatan daya termal yang dibutuhkan oleh kompresor.

Untuk itu, Anda harus melakukan perawatan rutin pada AC Anda, termasuk membersihkan filter udara, evaporator, atau kondensor yang kotor. Agar kipas AC tidak mati dengan sendirinya, sebaiknya bersihkan juga.

Mematikan ac

5. Matikan timer AC

Anda harus tahu bahwa setiap merek AC memiliki cara yang berbeda untuk menyalakan atau mematikan fungsi pengatur waktu. Jika AC Anda sering mati sendirian, itu bisa disebabkan oleh fakta bahwa fungsi timer berada dalam posisi aktif dan harus mematikannya. Untuk mematikan timer AC dapat dilakukan dengan menggunakan remote control. Nah, Anda bisa membaca artikel cara mematikan timer AC semua merk yang telah kami bahas di atas.

6. Periksa switch indoor

Tombol on-off atau saklar internal AC yang rusak biasanya terjadi pada stopkontak AC tipe dan merk lama, atau bisa juga menandakan AC tersebut sudah tua. Saklar internal yang bermasalah juga dapat menyebabkan AC Anda tiba-tiba mati dan hidup kembali. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyolder saklar (jumper) dan menyalakan dan mematikan AC menggunakan remote control. Tetapi tombol saklar internal tidak lagi berfungsi.

Rekomendasi Distributor AC

Memilih AC yang tepat adalah langkah penting untuk menghindari masalah seperti AC yang tiba-tiba mati sendiri. Inilah saatnya Anda mengambil langkah bijak dengan memilih CV Bintang Plasma sebagai distributor AC terpercaya Anda. Jangan tunda lagi, kunjungi CV Bintang Plasma untuk solusi AC yang berkualitas dan bergaransi. Pilihan tepat untuk kenyamanan ruangan Anda ada di sini!

CV Bintang Plasma
Jalan Tanjungsari No. 3 Blok E27, Surabaya

Whatsapp : +62821-4633-3345
Whatsapp : +62811-319-3345
Instagram : @bintangplasma.ac

Jam Operational
Senin – Jum’at : 08.00 – 16:00 WIB
Sabtu : 08:00 – 14:00 WIB