Kode error AC Mitsubishi tidak bisa diartikan menggunakan satu daftar yang sama untuk semua produk. Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries memiliki sistem kontrol, metode diagnosis, serta arti kode yang berbeda. Karena itu, memahami kode error AC Mitsubishi harus selalu diawali dengan mengidentifikasi merek dan model unit yang digunakan.

Table of Contents

Banyak pengguna mencari arti kode seperti E6, E9, E16, P1, P5, U2, atau U6 tanpa mengetahui apakah AC yang digunakan merupakan Mitsubishi Electric atau Mitsubishi Heavy Industries. Padahal, kode yang sama dapat menunjukkan gangguan pada komponen yang berbeda sehingga berisiko menimbulkan salah diagnosis.

Artikel ini membahas perbedaan kode error Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries, arti sejumlah kode yang umum muncul, cara membaca lampu indikator yang berkedip, langkah awal saat terjadi gangguan, hingga cara mencatat kode error untuk kebutuhan maintenance gedung dan fasilitas komersial.

Bedakan Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries Sebelum Membaca Kode

Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries memiliki produk, controller, sistem diagnosis, dan susunan kode error yang berbeda. Menggunakan daftar kode dari merek yang salah dapat membuat pengguna keliru mengidentifikasi sumber masalah maupun komponen yang mengalami gangguan.

Bagian yang Diperiksa

Mitsubishi Electric

Mitsubishi Heavy Industries

Identitas merek Tertulis Mitsubishi Electric Tertulis Mitsubishi Heavy Industries atau MHI
Contoh lini sistem Residential Split, Mr. Slim, City Multi RAC, PAC, Cassette, Ducted, VRF
Format gangguan Kode huruf-angka atau angka pada controller Kode E atau pola kedipan RUN dan TIMER
Lokasi kode Wired controller, display, central controller, indikator Wired controller, display, lampu RUN dan TIMER
Acuan diagnosis Model indoor, outdoor, dan controller Seri unit serta pola lampu atau controller

1. Periksa Logo dan Label pada Unit

Identitas produsen biasanya dapat ditemukan pada:

  • Logo di bagian depan unit indoor
  • Label spesifikasi unit indoor
  • Label unit outdoor
  • Buku manual
  • Kartu garansi
  • Invoice pembelian
  • Dokumen aset perusahaan

Pastikan nama merek yang tercantum adalah Mitsubishi Electric atau Mitsubishi Heavy Industries sebelum mencari arti kode yang muncul.

2. Catat Nomor Model Indoor dan Outdoor

Nomor model perlu dicatat karena satu sistem dapat terdiri dari unit indoor dan outdoor dengan seri yang berbeda.

Data yang sebaiknya dicatat:

  • Model indoor
  • Model outdoor
  • Tipe controller
  • Kode error yang muncul
  • Lokasi tampilan kode

Banyak pencarian “kode error AC Mitsubishi” tidak menyebutkan Electric atau Heavy Industries. Padahal huruf dan angka yang sama bisa merujuk pada komponen yang berbeda. Karena itu, identitas merek harus menjadi langkah diagnosis pertama.

Arti kode eror

Perbandingan Arti Kode yang Dapat Membingungkan Pengguna

Kode yang sama belum tentu menunjukkan gangguan yang sama. E6 merupakan salah satu contoh yang paling sering membingungkan karena dapat memiliki arti berbeda pada Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries.

Kode

Mitsubishi Electric

Mitsubishi Heavy Industries

E6 Gangguan komunikasi indoor dan outdoor pada sistem tertentu Gangguan sensor heat exchanger indoor pada sistem tertentu
E9 Gangguan komunikasi indoor-outdoor pada beberapa sistem Gangguan drainase pada sejumlah sistem
P5 Gangguan drain overflow pada sistem tertentu Tidak dapat langsung disamakan dengan Mitsubishi Electric
U2 Gangguan temperatur discharge atau sistem refrigeran pada sistem tertentu Tidak digunakan dengan arti yang sama pada semua sistem MHI
E16 Tidak selalu digunakan sebagai kode utama pada sistem residential Gangguan motor fan indoor pada sejumlah sistem

Tabel di atas menunjukkan alasan pengguna tidak boleh hanya mengetik kode tanpa menyertakan merek lengkap dan nomor model unit.

Daftar Kode Error Mitsubishi Electric dan Artinya

Pada Mitsubishi Electric, kode error umumnya menggunakan awalan P untuk sensor atau proteksi indoor, E untuk komunikasi, dan U untuk gangguan pada unit outdoor. Namun arti pastinya tetap perlu disesuaikan dengan seri AC yang digunakan.

Kode Error

Arti Gangguan pada Sistem Tertentu

Tindakan Awal

P1 Gangguan sensor suhu ruangan Catat kode dan periksa model unit
P2 Gangguan sensor suhu pipa atau heat exchanger indoor Matikan unit jika pendinginan tidak stabil
P4 Gangguan sensor atau sistem drainase Periksa apakah terdapat kebocoran air
P5 Sistem mendeteksi drain overflow Matikan AC untuk mencegah air meluap
P6 Proteksi pembekuan atau temperatur berlebih Periksa filter dan aliran udara
P8 Temperatur pipa terdeteksi tidak normal Memerlukan pemeriksaan sistem pendingin
E6 Indoor tidak menerima komunikasi dari outdoor Periksa apakah outdoor bekerja
E7 Outdoor tidak menerima komunikasi dari indoor Periksa sambungan dan suplai daya
U1 / Ud Tekanan sistem terlalu tinggi Hentikan penggunaan dan periksa outdoor
U2 Temperatur pembuangan tinggi atau kondisi refrigeran tidak normal Jangan menyalakan AC berulang kali
U3 / U4 Gangguan sensor unit outdoor Memerlukan pemeriksaan sensor
U5 Temperatur heat sink terlalu tinggi Periksa sirkulasi outdoor
U6 Arus kompresor tidak normal Hentikan penggunaan dan hubungi teknisi
U8 Sistem fan outdoor mengalami gangguan Pastikan fan tidak terhalang

Catatan: Arti kode perlu dicocokkan kembali dengan seri AC Mitsubishi Electric yang digunakan. Kode pada AC split rumah tidak selalu sama dengan sistem Mr. Slim, cassette, ducted, atau City Multi.

Kode P1, P2, P4, dan P5 pada Mitsubishi Electric

Kode P1 dan P2 berkaitan dengan pembacaan sensor, sedangkan P4 dan P5 umumnya berhubungan dengan sistem drainase pada sejumlah model Mitsubishi Electric.

1. Kode P1 – Sensor Suhu Ruangan

Sensor suhu ruangan membantu AC menentukan kapan kompresor harus bekerja dan berhenti. Gangguan pada sensor dapat menyebabkan suhu aktual berbeda dari pengaturan remote.

Gejala yang dapat muncul:

  • Ruangan tetap panas
  • Ruangan terlalu dingin
  • Kompresor cepat berhenti
  • AC mati setelah beberapa menit
  • Kode muncul kembali setelah reset

2. Kode P2 – Sensor Pipa atau Heat Exchanger Indoor

Sensor ini memantau temperatur heat exchanger indoor. Jika pembacaan tidak normal, sistem dapat mengaktifkan mode perlindungan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Untuk memahami lebih jauh peran modul dan papan kontrol dalam membaca data sensor, penjelasan tentang modul AC dan fungsinya dalam mengontrol kinerja pendinginan dapat menjadi referensi yang berguna. 

3. Kode P4 dan P5 – Gangguan Drainase

Kode ini dapat berkaitan dengan sensor drain, pompa drain, pelampung, bak penampung air, maupun saluran pembuangan.

Kondisi yang perlu diperiksa:

  • Air menetes dari unit indoor
  • Saluran pembuangan tersumbat
  • Pompa drain tidak bekerja
  • Plafon di sekitar cassette mulai lembap
  • Kode muncul kembali setelah dinyalakan

Selain penyumbatan, posisi dan kemiringan saluran pembuangan juga dapat memengaruhi aliran air. Karena itu, pemasangan selang pembuangan AC yang tepat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah drain overflow.

Kode E6 dan E7 pada Mitsubishi Electric

Pada sejumlah sistem Mitsubishi Electric, kode E6 dan E7 menunjukkan gangguan komunikasi antara unit indoor dan outdoor tidak berjalan dengan normal. Gangguan dapat berasal dari kabel komunikasi, terminal, suplai daya, konektor, atau papan kontrol.

1. Kode E6 – Indoor Tidak Menerima Sinyal dari Outdoor

Kemungkinan penyebab yang perlu diperiksa teknisi:

  • Outdoor tidak memperoleh daya
  • Kabel komunikasi terputus
  • Terminal longgar
  • Susunan kabel tidak sesuai
  • Papan kontrol outdoor bermasalah
  • Papan kontrol indoor gagal menerima data

2. Kode E7 – Outdoor Tidak Menerima Sinyal dari Indoor

Meski gejalanya mirip dengan E6, arah gangguan komunikasinya berbeda.

Gejala yang mungkin muncul:

  • Indoor menyala tetapi outdoor tidak bekerja
  • AC hanya mengeluarkan angin
  • Kode muncul setelah instalasi baru
  • Sistem berhenti beberapa menit setelah dinyalakan
  • Beberapa unit tidak dapat beroperasi bersamaan

Pada instalasi baru, kode komunikasi belum tentu menandakan modul rusak. Pemeriksaan urutan kabel, kualitas sambungan, dan kesesuaian pasangan indoor-outdoor sebaiknya dilakukan terlebih dahulu.

Kode U1, U2, U6, dan U8 pada Mitsubishi Electric

Kode dengan awalan U umumnya berkaitan dengan unit outdoor, tekanan sistem, temperatur, kompresor, fan, atau inverter.

1. Kode U1 atau Ud – Tekanan Sistem Terlalu Tinggi

Beberapa kondisi yang dapat memengaruhinya:

  • Fan outdoor tidak berputar normal
  • Heat exchanger outdoor sangat kotor
  • Aliran udara terhalang
  • Outdoor ditempatkan di ruang sempit
  • Sirkulasi refrigeran tidak normal
  • Beban pendinginan terlalu tinggi

2. Kode U2 – Temperatur Pembuangan atau Refrigeran Tidak Normal

Kode U2 dapat berkaitan dengan temperatur discharge yang tinggi, jumlah refrigeran yang tidak sesuai, atau gangguan aliran refrigeran.

Hindari langsung menyimpulkan bahwa masalah dapat diselesaikan dengan menambah freon. Pemeriksaan tekanan, sensor, katup, kebocoran, dan kompresor tetap diperlukan.

3. Kode U6 – Arus Kompresor Tidak Normal

Gangguan dapat melibatkan:

  • Kompresor
  • Kabel kompresor
  • Inverter board
  • Modul daya
  • Kerusakan mekanis kompresor

4. Kode U8 – Fan Outdoor Bermasalah

Kondisi yang dapat diperiksa:

  • Fan terhalang benda asing
  • Motor fan tidak berputar
  • Konektor longgar
  • Fan berhenti beberapa detik setelah menyala
  • Papan kontrol tidak memberikan sinyal normal

Daftar Kode Error Mitsubishi Heavy Industries dan Artinya

Mitsubishi Heavy Industries dapat menampilkan kode langsung pada controller atau menggunakan pola kedipan lampu RUN dan TIMER sebagai sistem diagnosis. Berikut beberapa kode yang umum ditemukan:

Kode Error

Arti Gangguan pada Sistem Tertentu

Tindakan Awal

E1 Gangguan wired remote controller Periksa respons controller
E5 Gangguan transmisi sinyal indoor-outdoor Periksa apakah outdoor bekerja
E6 Gangguan sensor heat exchanger indoor Catat kode dan hentikan reset berulang
E7 Gangguan sensor suhu ruangan Suhu dapat terbaca tidak akurat
E9 Gangguan sistem drainase Matikan AC jika air mulai menetes
E16 Gangguan motor fan indoor Hentikan penggunaan jika aliran udara hilang
E35 Proteksi tekanan tinggi saat cooling Periksa sirkulasi outdoor
E36 Kompresor mengalami temperatur berlebih Matikan unit
E37 Gangguan sensor heat exchanger outdoor Periksa sensor dan konektor
E38 Gangguan sensor suhu udara luar Catat kondisi outdoor
E39 Gangguan sensor pipa pembuangan Hindari reset berulang
E42 Sistem mendeteksi arus berlebih Hentikan penggunaan
E48 Gangguan fan outdoor Pastikan fan tidak terhalang
E53 Gangguan sensor hisap kompresor Periksa sistem refrigeran
E57 Proteksi sistem refrigeran aktif Periksa refrigeran dan katup
E60 Rotor kompresor terkunci Jangan menyalakan unit berulang kali

Kode dan pola lampu dapat berbeda berdasarkan seri RAC, multi-split, PAC, cassette, ducted, dan VRF. Jumlah kedipan RUN dan TIMER harus dicatat secara terpisah.

Membaca kode eror

Cara Membaca Kedipan Lampu Mitsubishi Heavy Industries

Pada beberapa AC Mitsubishi Heavy Industries, gangguan tidak selalu ditampilkan sebagai kode E. Sistem dapat menggunakan kombinasi kedipan lampu RUN dan TIMER.

1. Catat Lampu Mana yang Berkedip

Informasi yang perlu dicatat:

  • Lampu RUN menyala atau berkedip
  • Jumlah kedipan RUN
  • Lampu TIMER menyala atau berkedip
  • Jumlah kedipan TIMER
  • Pola berhenti dan berulang
  • Kondisi unit indoor

2. Jangan Menggabungkan Jumlah Kedipan Secara Sembarangan

Tuliskan pola secara lengkap, misalnya:

  • RUN berkedip 6 kali
  • TIMER menyala tetap
  • Pola berulang setiap beberapa detik

Jangan hanya menulis “lampu berkedip enam kali”.

Video singkat pola kedipan sering kali lebih membantu teknisi dibanding penjelasan melalui telepon karena dapat menunjukkan urutan, jeda, dan pola pengulangan dengan lebih jelas.

Kode E5, E6, E7, dan E9 pada Mitsubishi Heavy Industries

Kode E5, E6, E7, dan E9 pada AC Mitsubishi Heavy Industries umumnya berkaitan dengan komunikasi sistem, sensor indoor, dan drainase. Gangguan dapat berasal dari kabel, sensor, papan kontrol, maupun sistem pembuangan air kondensat.

1. Kode E5 – Transmisi Sinyal Indoor dan Outdoor

Kode E5 menunjukkan adanya gangguan komunikasi antara unit indoor dan outdoor. Ketika pertukaran data tidak berjalan normal, sistem akan menghentikan operasi untuk mencegah kesalahan pengendalian.

Kemungkinan penyebab:

  • Suplai daya tidak normal
  • Kabel sinyal terputus
  • Terminal kabel longgar
  • Papan kontrol indoor bermasalah
  • Papan kontrol outdoor bermasalah

Pada sistem multi-split atau instalasi dengan jalur kabel yang panjang, pemeriksaan koneksi komunikasi biasanya menjadi langkah awal yang dilakukan teknisi.

2. Kode E6 – Sensor Heat Exchanger Indoor

Kode E6 mengindikasikan masalah pada sensor heat exchanger indoor yang digunakan untuk memantau temperatur evaporator.

Gangguan dapat terjadi karena:

  • Kabel sensor terputus
  • Konektor sensor longgar
  • Sensor mengalami kerusakan
  • Papan kontrol indoor mengalami gangguan

Ketika sensor tidak dapat membaca temperatur dengan benar, sistem akan kesulitan mengatur proses pendinginan secara akurat.

3. Kode E7 – Sensor Suhu Ruangan

Kode E7 menunjukkan adanya masalah pada sensor suhu ruangan atau room temperature sensor.

Sensor ini berfungsi membaca suhu aktual ruangan sebagai dasar pengaturan operasi AC. Jika pembacaan sensor tidak akurat, beberapa kondisi berikut dapat terjadi:

  • Ruangan terasa kurang dingin
  • AC bekerja terlalu lama
  • AC sering hidup dan mati
  • Temperatur tidak sesuai pengaturan remote

Penyebabnya dapat berupa sensor rusak, konektor longgar, kabel putus, atau gangguan pada papan kontrol indoor.

4. Kode E9 – Drainase Bermasalah

Kode E9 berkaitan dengan sistem drainase atau pembuangan air kondensat.

Ketika sistem mendeteksi air tidak dapat dibuang dengan normal, unit akan menghentikan operasi untuk mencegah kebocoran dan kerusakan komponen.

Kemungkinan penyebabnya:

  • Saluran drainase tersumbat
  • Pompa drain rusak
  • Float switch aktif
  • Sensor pelampung bermasalah
  • Papan kontrol indoor mengalami gangguan

Pada AC cassette atau sistem yang menggunakan pompa drain, kode ini termasuk salah satu error yang cukup sering ditemukan.

Kode E16, E36, dan E48 pada Mitsubishi Heavy Industries

Kode E16, E36, dan E48 berkaitan dengan komponen operasional utama seperti fan indoor, kompresor, dan fan outdoor. Jika kode muncul kembali setelah reset atau restart, penggunaan AC sebaiknya dihentikan sampai pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.

1. Kode E16 – Fan Indoor Bermasalah

Kode E16 menunjukkan adanya gangguan pada motor fan indoor atau sistem yang mengontrol putarannya.

Gejala yang mungkin muncul:

  • Tidak ada udara keluar dari indoor
  • Fan berputar lalu berhenti
  • Muncul suara gesekan
  • Aliran udara sangat lemah
  • Unit berhenti beberapa saat setelah menyala

Penyebab dapat berasal dari motor fan, kapasitor (pada model tertentu), kabel, konektor, atau papan kontrol indoor.

2. Kode E36 – Kompresor Mengalami Overheat

Kode E36 menunjukkan temperatur kompresor berada di luar batas normal yang diizinkan sistem.

Kondisi yang dapat berhubungan dengan kode ini antara lain:

  • Refrigeran tidak mencukupi
  • Sensor pipa pembuangan bermasalah
  • Katup servis tertutup
  • Pembuangan panas outdoor tidak optimal
  • Beban kerja kompresor terlalu tinggi

Jika kondisi ini dibiarkan, kompresor berisiko mengalami kerusakan yang lebih serius dan biaya perbaikannya biasanya jauh lebih tinggi dibanding komponen lain.

3. Kode E48 – Fan Outdoor Bermasalah

Kode E48 mengindikasikan adanya masalah pada fan outdoor yang berfungsi membuang panas dari sistem pendingin. Ketika fan outdoor gagal bekerja dengan normal, temperatur dan tekanan refrigeran dapat meningkat sehingga kinerja AC menurun dan sistem proteksi aktif.

Kemungkinan penyebab meliputi:

  • Motor fan outdoor rusak
  • Kabel atau konektor bermasalah
  • Benda asing menghambat putaran fan
  • Modul kontrol fan mengalami gangguan
  • Papan kontrol outdoor bermasalah

Gangguan fan dan tekanan tidak selalu berasal dari kerusakan komponen. Posisi outdoor yang terlalu sempit, tertutup, atau memiliki sirkulasi udara yang buruk juga dapat menghambat pelepasan panas dan meningkatkan beban sistem.

Langkah Awal Saat Kode Error AC Mitsubishi Muncul

Langkah pertama bukan langsung melakukan reset, melainkan mengidentifikasi merek lengkap, mencatat kode, dan mengamati gejala yang muncul.

Langkah yang dapat dilakukan:

  1. Periksa apakah unit Mitsubishi Electric atau Mitsubishi Heavy Industries.
  2. Catat model indoor dan outdoor.
  3. Foto kode error yang muncul.
  4. Rekam pola kedipan lampu jika ada.
  5. Periksa fan indoor dan outdoor.
  6. Perhatikan suara, bau, atau kebocoran air.
  7. Pastikan MCB tidak turun.
  8. Matikan unit melalui controller.
  9. Putuskan listrik selama beberapa menit.
  10. Nyalakan kembali satu kali untuk pengecekan.
  11. Hentikan penggunaan jika kode kembali muncul.
  12. Berikan seluruh catatan kepada teknisi.

Reset tidak memperbaiki sensor, kabel komunikasi, pompa drain, motor fan, modul inverter, refrigeran, maupun kompresor yang mengalami kerusakan.

Kapan AC Mitsubishi Harus Segera Dimatikan?

AC sebaiknya segera dimatikan jika kode error disertai gejala yang berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut atau membahayakan instalasi listrik.

Checklist yang perlu diperhatikan:

  • Bau terbakar
  • Kabel atau stopkontak panas
  • MCB turun saat AC menyala
  • Air menetes ke area kelistrikan
  • Fan indoor tidak berputar
  • Fan outdoor berhenti total
  • Terdengar suara benturan keras
  • Outdoor hidup dan mati berulang kali
  • Kode kompresor atau arus terus muncul
  • Beberapa unit berhenti bersamaan

Mitsubishi Electric menyarankan penggunaan dihentikan dan breaker dimatikan ketika display menunjukkan kode error selain “00”. Prinsip kehati-hatian serupa dapat diterapkan ketika Mitsubishi Heavy Industries menunjukkan pola gangguan yang terus berulang.

Cara Mencatat Kode Error Mitsubishi untuk Gedung dengan Banyak Unit

Pengelola gedung perlu mencatat merek lengkap dan tipe sistem agar data maintenance tidak tercampur antara Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries.

Informasi

Contoh Pencatatan

Merek lengkap Mitsubishi Electric
Tipe sistem Cassette
Nomor aset AC-CS-023
Model indoor Sesuai label unit
Model outdoor Sesuai label unit
Lokasi Ruang rapat lantai 3
Kode error P5
Pola lampu Tidak ada
Gejala Air menetes dari cassette
Waktu kejadian Tanggal dan jam
Tindakan awal Unit dimatikan
Riwayat gangguan Pernah terjadi satu bulan sebelumnya

Kolom “Mitsubishi” saja tidak cukup dalam daftar aset. Tuliskan Mitsubishi Electric atau Mitsubishi Heavy Industries agar teknisi menggunakan manual dan prosedur diagnosis yang tepat.

FAQ Seputar Kode Error AC Mitsubishi

Sebelum menghubungi teknisi, berikut beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan terkait arti kode error AC Mitsubishi.

1. Apakah Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries sama?

Tidak. Keduanya memiliki lini produk, sistem kontrol, manual servis, dan susunan kode error yang berbeda.

2. Apa arti kode E6 pada AC Mitsubishi?

Artinya harus disesuaikan dengan merek. Pada sejumlah sistem Mitsubishi Electric, E6 berkaitan dengan komunikasi indoor-outdoor. Pada Mitsubishi Heavy Industries, E6 dapat menunjukkan gangguan sensor heat exchanger indoor.

3. Apa arti kode E9 pada Mitsubishi Heavy Industries?

Kode E9 pada sejumlah model menunjukkan gangguan drainase seperti saluran tersumbat, pompa drain bermasalah, atau float switch aktif.

4. Apa arti kode P5 pada Mitsubishi Electric?

Kode P5 pada sistem tertentu menunjukkan drain overflow. Pengguna sebaiknya mematikan unit jika terdapat kebocoran air dari indoor.

5. Apa arti kode E16 pada Mitsubishi Heavy Industries?

Kode E16 menunjukkan gangguan motor fan indoor pada sejumlah model. Penggunaan sebaiknya dihentikan jika fan tidak berputar normal.

6. Apa arti kode U2 pada Mitsubishi Electric?

Kode U2 dapat berkaitan dengan temperatur pembuangan yang terlalu tinggi atau kondisi refrigeran yang tidak normal.

7. Kenapa AC Mitsubishi hanya menunjukkan lampu berkedip?

Beberapa unit Mitsubishi Heavy Industries menggunakan kombinasi kedipan lampu RUN dan TIMER sebagai sistem diagnosis, bukan tampilan kode langsung.

8. Apakah kode error dapat hilang setelah reset?

Bisa, jika gangguan hanya bersifat sementara. Namun kode biasanya akan muncul kembali jika penyebabnya berasal dari sensor, kabel, drainase, fan, modul, atau kompresor.

9. Bolehkah AC tetap digunakan setelah kode hilang?

Boleh dipantau kembali jika tidak ada kebocoran, suara abnormal, bau terbakar, atau gangguan kelistrikan. Namun kode yang berulang tetap perlu diperiksa teknisi.

Jangan Langsung Menyimpulkan Kerusakan dari Satu Kode Error

Jika yang digunakan adalah Mitsubishi Electric, gunakan referensi kode yang sesuai dengan seri unit tersebut. Jika yang digunakan Mitsubishi Heavy Industries, pastikan arti kode dicocokkan dengan model dan pola indikator yang digunakan.

Kode error dapat membantu mempercepat diagnosis, tetapi bukan selalu hasil pemeriksaan akhir. Jika gangguan berkaitan dengan komunikasi, drainase, sensor, fan, inverter, atau kompresor, pencatatan kode dan gejala biasanya jauh lebih membantu dibanding melakukan reset berulang kali.

Saat Kode Error Terus Muncul, Pemeriksaan Menyeluruh Lebih Aman

Apabila kode error AC Mitsubishi terus muncul atau pengguna kesulitan membedakan sistem Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries, CV Bintang Plasma menyediakan layanan instalasi, servis dan maintenance AC untuk kantor, sekolah, tempat usaha, gedung pemerintahan, serta institusi di Jawa Timur dan Bali.

Hubungi team kami untuk melakukan pemeriksaan berdasarkan merek lengkap, nomor model, tipe controller, kode gangguan, kondisi instalasi, dan riwayat kerusakan agar proses diagnosis lebih akurat tanpa menggunakan referensi yang keliru.

Surabaya
Jalan Tanjungsari No. 3 Blok E27, Surabaya
Whatsapp: +62821 4633 3345
Whatsapp: +62811-319-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 09.00 – 17:00 WIB
Sabtu : 09:00 – 15:00 WIB

Bali
Jalan Pidada 1 No.1, Denpasar
Whatsapp: +62811-324-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 09.00 – 17:00 WITA
Sabtu : 09:00 – 15:00 WITA

Madiun
Jl Imam Bonjol 7A, Madiun
Whatsapp: +62811-308-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 08.00 – 16:00 WIB
Sabtu : 08:00 – 14:00 WIB