Ketika AC Midea tiba-tiba menampilkan kode seperti “F1”, “E6”, atau “P1”, banyak pengguna langsung bingung harus mulai dari mana. Padahal, kode-kode ini sebenarnya adalah cara AC memberi tahu apa yang sedang ia alami. Dengan memahami kode error AC Midea dan artinya, Anda bisa mengetahui langkah awal yang tepat sebelum memanggil teknisi.

Sebagai distributor resmi berbagai merek AC, termasuk Midea, CV Bintang Plasma sering menerima pertanyaan seputar kode error ini. Untuk membantu Anda, berikut adalah panduan lengkap yang sudah disusun berdasarkan kategori error.

Kode F-Series: Error pada Sensor dan Pembacaan Suhu

Sebelum masuk ke detailnya, F-Series berisi kumpulan kode yang sepenuhnya berkaitan dengan sensor suhu—baik yang ada di evaporator, indoor, maupun outdoor. Jika sensor mengalami gangguan, AC otomatis memunculkan salah satu kode berikut:

  1. F1 – Sensor evaporator indoor bermasalah
    Sensor tidak dapat membaca suhu evaporator sehingga AC bekerja tidak stabil atau mati mendadak.
  2. F2 – Sensor suhu ruangan (ambient sensor) error
    AC tidak dapat mendeteksi suhu ruangan dengan benar, menyebabkan pendinginan tidak akurat.
  3. F3 – Sensor pipa outdoor mengalami gangguan
    Membuat sistem tidak dapat memantau suhu refrigeran dengan benar, berdampak pada performa kompresor.
  4. F4 – Sensor discharge kompresor tidak normal
    Ketidakmampuan membaca suhu keluaran kompresor membuat komponen berisiko overheat.
  5. F5 – Sensor coil outdoor error
    Sensor ini memantau pembuangan panas. Jika error, pendinginan bisa melemah drastis.
  6. F6 – Sensor suhu kondensor outdoor tidak terbaca
    Biasanya disebabkan sensor rusak atau kabel terputus.
  7. F9 – Sensor suhu internal indoor bermasalah
    Sensor internal panel indoor mendeteksi suhu tidak wajar, sehingga unit menghentikan operasi untuk keamanan.

Kode E-Series: Sistem Proteksi & Gangguan Operasional

Kode E-Series berkaitan dengan fitur proteksi otomatis. Saat sistem mendeteksi kondisi ekstrem, AC akan memunculkan kode berikut:

  1. E1 – Proteksi tekanan tinggi aktif
    Tekanan refrigeran terlalu tinggi, sering terjadi karena coil outdoor kotor atau kipas tidak berfungsi.
  2. E2 – Proteksi suhu rendah evaporator
    Evaporator terlalu dingin dan berpotensi membeku.
  3. E3 – Proteksi pembekuan evaporator (anti-freeze)
    Sistem mendeteksi pembekuan pada evaporator dan menghentikan pendinginan.
  4. E4 – Proteksi kompresor suhu tinggi
    Kompresor bekerja terlalu panas sehingga perlu berhenti sementara.
  5. E5 – Proteksi arus berlebih pada unit outdoor
    Arus listrik melebihi batas aman dan dapat merusak PCB outdoor.
  6. E6 – Komunikasi indoor–outdoor terputus
    Salah satu error yang paling sering terjadi, biasanya akibat kabel komunikasi bermasalah.
  7. E7 – Motor kipas outdoor tidak berfungsi
    Kipas outdoor berhenti sehingga panas tidak bisa dilepaskan.
  8. E8 – Sistem mendeteksi overload
    Kompresor atau sistem bekerja melebihi kapasitas aman.
  9. E9 – Error water pump (tipe tertentu)
    Pada AC dengan pompa internal, error ini menunjukkan pompa pembuangan air tidak bekerja.

Kode P-Series: Error Modul Inverter & Proteksi Kompresor

P-Series adalah kode yang berkaitan dengan modul inverter, arus, dan suhu kompresor. Jika salah satu kode ini muncul, biasanya performa AC langsung turun drastis.

  1. P0 – Modul inverter abnormal
    AC mendeteksi ketidakwajaran pada modul inverter.
  2. P1 – Tegangan supply tidak stabil
    Salah satu error umum di area dengan kualitas listrik rendah. Biasanya pelanggan yang mengalami ini membutuhkan stabilizer tambahan.
  3. P2 – Coil indoor overheat
    Suhu coil indoor terlalu panas akibat aliran udara buruk atau filter kotor.
  4. P3 – Coil outdoor overheat
    Outdoor terkena suhu ekstrem atau kotor sehingga tidak bisa membuang panas dengan baik.
  5. P4 – Suhu discharge kompresor terlalu tinggi
    Kompresor mengalami tekanan dan suhu berlebih.
  6. P5 – Proteksi arus kompresor aktif
    Arus listrik kompresor melebihi batas dan AC menghentikan operasi.
  7. P6 – Gangguan komunikasi modul inverter
    Modul inverter tidak dapat berkomunikasi dengan PCB utama.
  8. P7 – Error motor kipas outdoor
    Motor kipas outdoor gagal berputar sehingga sistem tidak dapat melepaskan panas.

Teknisi mengontrol kerusakan AC

Kode H-Series & C-Series: Mode Operasional & Error Panel

Kategori ini mencakup kode yang menunjukkan kondisi normal maupun gangguan pada panel kontrol.

  1. H1 – Unit sedang defrost (normal)
    Proses ini wajar pada kondisi outdoor yang membeku. AC akan kembali bekerja setelah selesai defrost.
  2. H3 – Kompresor dalam mode perlindungan
    Kompresor berhenti sementara untuk menghindari kerusakan akibat suhu atau tekanan tidak stabil.
  3. H5 – Error modul kontrol
    Modul kontrol mengalami gangguan dan perlu pemeriksaan teknisi.
  4. C5 – Komunikasi panel indoor error
    Panel indoor tidak dapat mengirim atau menerima data.
  5. C6 – Error motor flap / stepper
    Motor flap tidak dapat mengatur arah hembusan udara.

Kode EC – Refrigeran kurang atau bocor

Kode EC termasuk salah satu kode kritis karena mengindikasikan kekurangan atau kebocoran refrigeran. Ketika tekanan tidak sesuai, AC otomatis berhenti bekerja untuk menjaga kompresor tetap aman.

Kesimpulan

Kode error pada AC Midea bukan hanya sekadar kombinasi huruf dan angka. Setiap kode membawa pesan penting mengenai kondisi unit, mulai dari sensor yang tidak terbaca, suhu berlebih, hingga gangguan komunikasi antar komponen. Dengan memahami kode error AC Midea dan artinya, Anda bisa lebih cepat menentukan langkah yang tepat apakah cukup membersihkan filter, mengecek tegangan listrik, atau sudah memerlukan teknisi profesional.

Dengan memahami kode-kode error diatas, membantu Anda menjaga umur AC lebih panjang serta mencegah kerusakan komponen yang lebih mahal di kemudian hari.

Rekomendasi Jasa Service AC Midea Terpercaya

Jika kode error muncul berulang atau AC mulai tidak dingin, ada kemungkinan terjadi masalah teknis yang tidak terlihat. Sebagai distributor resmi AC dan penyedia service AC, CV Bintang Plasma siap membantu diagnosa, perbaikan, dan penggantian komponen secara profesional. Hubungi tim kami untuk memastikan AC Midea Anda kembali bekerja optimal tanpa gangguan.

Surabaya
Jalan Tanjungsari No. 3 Blok E27, Surabaya
Whatsapp: +62821 4633 3345
Whatsapp: +62811-319-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 09.00 – 17:00 WIB
Sabtu : 09:00 – 15:00 WIB

Bali
Jalan Pidada 1 No.1, Denpasar
Whatsapp: +62811-324-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 09.00 – 17:00 WITA
Sabtu : 09:00 – 15:00 WITA

Madiun
Jl Imam Bonjol 7A, Madiun
Whatsapp: +62811-308-3345
Jam Operational
Senin – Jum’at : 08.00 – 16:00 WIB
Sabtu : 08:00 – 14:00 WIB