Definisi AC Inverter Serta Pilihan AC yang Sejuk dan Hemat Listrik - Toko Elektronik, Jual AC Surabaya, Jual Elektronik Surabaya, Elektronik, AC, Service AC, TV, Alat Elektronik, Harga AC, Electronic Store, Air Conditioner

AC atau Air Conditioner menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat sekarang ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu sehingga AC menjadi solusi agar seseorang merasa tetap nyaman di suatu bangunan atau ruangan.

Terlebih lagi jika melihat di berbagai fasilitas publik, AC menjadi barang yang biasa terpajang karena dapat membuat suhu tetap stabil terutama saat suhu terasa panas. Namun penggunaan AC juga membuat biaya listrik membengkak, apalagi jika dinyalakan setiap hari secara intens.

Sebagai solusi untuk hal itu, Anda bisa menggunakan AC inverter yang memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan AC noninverter (konvensional).

Definisi AC Inverter

AC LG Dual Inverter

AC inverter adalah AC yang memiliki teknologi tertinggi karena dapat menjadikan kompresor bekerja sesuai kebutuhan dan menyesuaikan temperatur ruangan. Dengan demikian, AC inverter lebih hemat listrik untuk penggunaan jangka panjang.

AC Inverter dan NonInverter, Apa Bedanya?

Jika AC inverter disebut-sebut memiliki teknologi yang jauh lebih canggih, lalu apa bedanya dengan AC non-inverter?

  • Lebih Cepat Dingin

AC sebagai alat untuk menjaga kestabilan suhu ruangan, tentu diharapkan bisa membuat ruangan lebih cepat dingin. Dan dengan demikian, AC inverter menjadi jawaban karena hanya perlu sedikit waktu sampai ruangan menjadi dingin jika dibandingkan dengan proses pendinginan dari AC non-inverter.

  • Teknologi Manajemen Kompresor

Setiap unit AC pasti memiliki kompresor karena berfungsi untuk mengatur suhu sehingga menjadi komponen penting. Pada AC inverter, ketika suhu sudah mencapai yang diatur, maka kompresor dapat menurunkan daya pendinginan secara otomatis sehingga dapat dapat menghasilkan udara stabil dan hemat energi.

Sedangkan AC noninverter, kompresornya akan mati jika suhu yang diharapkan sudah tercapai dan harus dinyala-matikan untuk menjaga suhu di ruangan tetap stabil. 

  • Hemat Energi

Mengingat teknologi canggih pada AC inverter, maka wajar jika AC ini lebih hemat energi karena dapat menyesuaikan proses pendinginan. Sedangkan jika dibandingkan dengan AC noninverter berukuran 1 PK membutuhkan daya listrik sekitar 900 Watt.

  • Hemat Biaya Listrik

Jika AC inverter hemat energi, tentu hal itu juga mempengaruhi biaya listrik yang jauh lebih rendah. Hal itu jelas berbanding terbalik jika dibandingkan dengan AC noninverter.

  • Tidak Bising

Diketahui sebelumnya bahwa AC noninverter biasanya menimbulkan suara cukup bising saat dinyalakan. Namun hal itu tidak akan ditemukan pada AC inverter yang memang teknologinya sudah tinggi.

Cara Kerja AC Inverter

Setelah mengetahui apa itu AC inverter dan perbedaannya dengan AC non-inverter, tentu menarik untuk disimak seperti apa cara kerja dari AC inverter.

Sebagai contoh, jika Anda ingin mengatur suhu sekitar 24 derajat Celcius melalui remote AC, maka AC inverter akan bekerja keras untuk mendinginkan ruangan di awal.

Hal tersebut tentu dapat mengkonsumsi daya listrik yang lebih tinggi dibandingkan AC standar. Namun saat suhu ruangan sudah mencapai 24 derajat Celcius, maka kompresornya otomatis mengatur untuk bekerja seminimal mungkin.

Jika melihat penjelasan tersebut, maka AC inverter dapat memastikan temperatur dalam ruangan sesuai dengan suhu yang diatur melalui remote. Namun karena itu pula AC inverter tidak cocok untuk ruangan yang biasanya jadi jalur orang keluar masuk. Kemudian mengingat AC ini memiliki tarikan daya listrik awal yang tinggi, maka tidak cocok untuk penggunaan yang hanya sebentar.

Kelebihan dan Kekurangan AC Inverter

Jika melihat AC inverter dengan dukungan teknologi canggih, maka bisa dipastikan memiliki banyak keunggulan atau kelebihan. Namun ternyata ada juga kekurangan dari AC inverter.

  • Kelebihan

AC inverter dapat digolongkan sebagai inovasi pendingin udara yang jauh lebih canggih dan ‘smart’. Hal itu karena komponen-komponen AC inverter dapat mendukung kinerja dan proses pendinginan.

Teknologi pada AC inverter dapat mengontrol kecepatan pada motor kompresor saat mendorong aliran para refrigerant variabel yang terdapat pada sistem AC yang mengatur temperatur ruangan agar lebih stabil.

Kemudian juga, variable frequency sudah terdapat pada AC inverter sehingga lebih hemat dalam penggunaan daya listrik.

Selain itu, AC inverter terintegrasi dengan unit outdoor karena kecepatan motornya dapat dikendalikan lebih halus pada berbagai tingkatan. Ditambah lagi AC inverter lebih ramah lingkungan dengan semua teknologi yang disematkan.

  • Kekurangan

Sementara membahas kekurangan dari AC inverter adalah dari segi harga yang jauh lebih mahal, termasuk biaya perawatan, harga freon dan harga sparepartnya.

Memiliki Watt Tinggi, Tapi Hemat Listrik

AC Inverter diklaim hemat listrik. Padahal, kalau diperhatikan spesifikasi Watt-nya lebih tinggi dari AC standar untuk PK yang sama. Seharusnya AC yang memiliki Watt tinggi lebih mahal listriknya, bukan ? Di sinilah kesalahpahaman dalam memahami konsumsi daya listrik AC inverter.

AC Inverter adalah unit yang mampu mengatur kerja kompresor sesuai kebutuhan. Pada saat AC dinyalakan, kompresor akan bekerja maksimal sehingga konsumsi daya pun tinggi. Akan tetapi, kompresor akan bekerja dengan santai ketika ruangan sudah dingin. Alhasil, konsumsi daya pun sangat rendah.

Itulah kenapa spesifikasi watt pada AC inverter tertera dalam rentang 185 – 920 Watt. Artinya, saat kompresor bekerja maksimal, konsumsi daya mencapai 920 watt. Namun, ketika suhu yang diinginkan sudah tercapai, konsumsi daya hanya 185 watt saja. Angka ini kecil sekali dibandingkan dengan AC standar yang membutuhkan daya 780 Watt karena kompresornya hidup-mati terus menerus. Oleh karena itu, AC inverter adalah unit yang dapat menghemat energi listrik hingga 30-50%.

Apakah AC Inverter Kurang Dingin?

Pertama kali AC Inverter beredar di Indonesia menggunakan R410A yang ramah lingkungan, tetapi memiliki angka index dingin lebih rendah dibanding AC standar yang memakai freon R22.

Jadi, memang benar AC inverter yang memakai freon R410A lebih lama mencapai suhu dingin dibanding freon R22. Akan tetapi, penggunaan R22 sudah dilarang sejak tahun 2015 karena dapat merusak lapisan ozon. Sebagai gantinya, kini unit AC menggunakan Freon R32 yang ramah lingkungan tetapi dapat mendinginkan ruangan dengan efisien. Jadi, rumor bahwa AC inverter tidak dingin sudah tidak relevan lagi.

Durasi Waktu Menurunkan Suhu

Kemampuan unit AC untuk mendinginkan ruangan diukur dengan satuan BTU/h. Makin besar BTU, makin cepat AC mendinginkan ruangan. Jika dibandingkan AC inverter dengan non-inverter dengan PK sama dari pabrikan yang sama, dapat dilihat BTU pada AC inverter lebih tinggi.

Sebagai contoh AC Standard Daikin 1PK memiliki BTU sebesar 9.300 sedangkan AC Inverter Daikin 1PK memiliki rentang BTU 4.100 – 12.300. Artinya, saat baru saja menyala, AC inverter akan bekerja dengan kekuatan hingga 12.300 BTU, sedangkan AC non-inverter hanya 9.300 BTU. Tentu saja ruangan yang menggunakan AC inverter akan lebih cepat dingin.

AC Inverter Menjaga Suhu Ruangan Lebih Stabil

Kompresor tidak pernah mati selama AC beroperasi, tetapi hanya disesuaikan kekuatan kerjanya. Jadi, karena kompresor tidak pernah mati, AC Inverter justru dapat menjaga suhu ruangan lebih stabil.

Berbeda halnya dengan AC non-inverter. Suhu naik-turunnya bisa mencapai 2 derajat Celsius. Rentang suhu yang cukup besar pada AC non-inverter inilah yang membuat ruangan terasa sangat dingin di malam hari. Akibatnya, pengguna AC tidak nyaman saat tidur atau bahkan kerap masuk angin.

Berbeda halnya dengan AC inverter yang menjaga suhu tetap stabil. Karenanya, kalau kamu suka tidur dengan AC menyala sepanjang malam, sebaiknya gunakan AC inverter saja.

Apakah AC Inverter Mahal Perawatannya?

AC Inverter adalah unit yang harganya lebih mahal dibanding AC standar. Namun, soal perawatan sebetulnya sama saja antara AC Inverter dengan AC non-inverter. Keduanya sama-sama perlu dibersihkan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Untuk isi ulang freon, biayanya juga sama karena sekarang baik AC inverter maupun standar telah menggunakan jenis freon yang sama.

Kalau sampai terjadi kerusakan dan perlu penggantian spare part, harganya juga sama-sama mahal. Jadi, rumor yang mengatakan bahwa biaya perawatan AC inverter lebih mahal hanyalah isapan jempol belaka.

Kelebihan Memakai AC Inverter

Ketika Andai menyalakan AC inverter di awal, hanya membutuhkan daya sekitar 300 watt, sehingga cara itu membuat daya listrik lebih hemat. Kemudian AC inverter pun dapat mencapai temperatur dingin dalam waktu lebih singkat serta mampu mempertahankan suhu dingin yang stabil.

Selain itu, kelebihan dari memakai AC Inverter adalah tidak menghasilkan suara bising serta memiliki ketahanan lebih baik. Dengan demikian, dipastikan penggunanya merasa jauh lebih nyaman.

Berbagai Manfaat dari AC Inverter

Karena AC inverter memiliki teknologi yang unggul, tentu harganya cukup mahal dibandingkan AC noninverter. Tapi AC inverter memiliki berbagai manfaat seperti berikut ini:

  • Mencapai temperatur dingin yang diinginkan dalam waktu singkat.
  • Waktu start-up berkurang hingga 30%.
  • Konsumsi daya yang lebih sedikit, dimana sistem pengoperasiannya lebih murah sekitar 30%-50%.
  • Tidak bising.
  • Tanpa tegangan puncak pada kompresor.
  • Tanpa fluktuasi temperatur sehingga dijamin kenyamanannya.

Kesimpulannya, AC inverter sangat bermanfaat bagi Anda yang tidak ingin mendapat tagihan listrik yang tinggi. Dan AC inverter juga lebih cocok jika Anda ingin menggunakan AC dalam jangka waktu yang lama. Di sarankan untuk menggunakan pipa yang lebih tebal dari pipa AC konvensional atau AC non inverter.

Jika Anda saat ini sedang mencari Supplier AC terlengkap dan termurah, CV. Bintang Plasma jawabannya. Kami menyediakan berbagai merk AC ternama dengan jenis dan tipe beragam. Semua produk AC kami dijamin murah, berkualitas dan bergaransi.